Tuesday, November 28, 2017

Pria dan Komitmen


Kalau pria bisa berujar wanita sulit di mengerti, biar saya balas dengan kata

mengapa pria sulit berkomitmen?




"Kapan sih dia nikahin Aku?!"
ucap temanku yang saat itu sedang bersamaku di meja kerja.

Sebut saja namanya Andini, sudah 8 tahun dia menjalani hubungan tak berujung.
Kenapa ku sebut tak berujung, usia pacaran setahun saja menurutku sudah sangat lama apalagi dia yang sudah ribuan hari menjalin kasih tapi masih saja belum menemu kejelasan hubungan untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan, dan yang lebih membuatku muak adalah mengapa harus bertahan dalam hubungan yang tidak jelas?
menyudahi hubungan lalu memulai kembali dengan yang lebih menghargai komitmen mungkin pilihan yang bagus, untuk apa berlama-lama jika hanya membuang waktu sedang usia terus menerus dikejar urat nadi yang semakin mengkerut di dahi.
Ah.. namun setiap orang berbeda pemikiran Andini memilih mencintai dan menetap terus menerus dengan pria yang kupikir tak berpendirian itu, ingin rasanya menanyakan langsung ke pacarnya si Andini, tapi takut mencampuri hubungan orang lain, rusuh-rusuh itu memalukan.

Berikut ciri-ciri Pria anti komitmen versi pacarnya Andini :

TERLIHAT MENGGEBU-GEBU DI AWAL

Lima tahun saya mengenal Andini, lima tahun juga saya mengenal pacarnya, ingat betul ketika awal PDKT mereka begitu lekat namun berhenti saat mereka memulai hubungan atau biasa disebut "JADIAN"

❤ TIDAK PERNAH MENGGUNAKAN KATA "KITA"

Jika pria bisa memaknai kata Kita dalam hubungan, saya yakin dia serius dengan anda

❤ EGOIS DAN SELALU MENYALAHKAN PASANGAN

Tinggalkan Pria tipe seperti ini, kebayang ga kalau anda harus mengerti sikap egoisnya dia setiap hari, belum menikah saja sudah merepotkan hati dan pikiran.

**



Tapi saya juga tidak bisa menyalahkan seluruhnya ke pihak Pria,
karena menurut survey yang saya dapati dari beberapa teman pria,

Alasan logisnya begini :

 TIDAK PUNYA MODAL YANG CUKUP

Teman pria saya punya hubungan yang dia anggap serius namun enggan mengambil keputusan untuk kapan jelasnya mereka menikah, alasan pria itu sederhana gak punya modal,
ini lucu, tapi memang agak logis ketika di bahas lebih lama, tidak mungkin mereka nikah macam main masak-masakan anak SD ya, oke bisa di terima, solusinya banyak-banyak lah menabung demi anak gadis orang.


 MINIMNYA KEBEBASAN SAAT MELAJANG

Susah berkomitmen karena takut kebebasannya saat masih lajang tidak akan dia dapat lagi nanti setelah dia menikah, yang ini menurutku parnoan dan agak ke kanak-kanakan.


 TIDAK untuk di-SERIUS-i

Teman pria yang ketiga bercerita tentang hubungannya dan mengapa hingga sekian tahun belum juga di ajak menikah, kasusnya mirip dengan Andini, entah bagaimana caranya dia dengan sangat percaya diri berucap :
" si hani cuma buat di jadiin pacar doang sih ga cocok lah dia saya jadikan istri, ga dewasa, boros, pecicilan "
hei kamu... kenapa di pacarin lama-lama, tegaskan, sudahi jangan jadi pria pengecut,
entah ini yang salah cewek apa cowoknya. nilai saja! yang jelas menurutku hubungan kedua orang tsb mirip pohon dan benalu, dimanfaatkan dan memanfaatkan.



Kalau saya jadi Andini, akan ku tawari " HALALKAN ATAU TINGGALKAN!?
Simple saja.. cinta jangan dibuat susah.



Sekian.
#Selasa_keluhkesah


Baca juga : Jangan Takut Menikah







Love kids

44 komentar

Buat saya kalo berani mengungkapkan perasaan berarti bernai untuk serius melanjutkan hunungan lebih serius.
Tapi kadang memang sebagai cowok yang di takutkan adalah permintaan dari pihak wanita yang dinilah terlalu tinggi.

tapi semua menurut saya lagi nih bisa di bicarakan secara keluargaan, toh sdh pacaran lama kan sdh saling tau kehidupan masing masing
kalo orang tua sdh setuju mau ngapain lagi.
pacaran bertahun tahun cuma menghabiskan waktu, lebih baik langsung menikah. Lagian bisa terhindar dari namanya fitnah dan hasutan setan.

Kalo belum berani nikah ya mending jomblo, jgan coba coba memberi harapan kepda anak gadis orang. sembari memperbaiki diri dan nabung sampai ketemu jodohnya.

kalo takut karena gak kbagian, ingatalah Allah menciptakan kita berpasang pasangan dan jodoh tidak akan pernah tertukar.

Yang paling penting turunkan harga mahar (suara orang demo)

untuk yang cewek juga jangan pasang mahar yang melebihi kemampuan calon nya. Sdh tau calonya penghasilan tidak seberapa tapi mintanya pesawat pribadi kan gmna pria gak kalang kabut.

tapi intinya bisa saling komunikasi kan antara kedua belah pihak dan keluarga, bagaimana baiknya.

Semoga temenya cepet nikah dan mbak nianya jg nyusul
saya juga deh smoga cepet ikutan ktemu jodohnya hahahah Aamiin

endingnya..... ngeri euy
kapan bisa dihalalkan ini?
(lho maksudnya???)
tapi beenr sih cinta jangan dibuat susah,

heemm, nggak mau komen ah, takut salah komen kalau sudah berhubungan seperti judul diatas.
karena sikon mas juga sama kayak teman nya mbak. :(

wiii kali ini komentarnya ngeri mas, :D

masalah mahar, sedikit atau tidaknya mmg tergantung dr latar blakang si pria, memang juga sebaik2nya wanita adalah yg rendah maharnya, cuman bicara budaya, indonesia jika tidak meriah nikahnya dinilai lain2,
saya sih yang penting di mas kawinnya yang di banyakin biar sekalian investasi, entar bisa di pake buat keperluan rmh tangga juga. hihi
jadi intinya,
masalah mahar dll itu belakangan, yang penting komitmen, tegaskan atau tinggalkan, itu saja. tapi kenapa pria kebanyakan sulit?

aamiin, semoga bisa happy ending ya sm jodoh masing2 :)

segera halalkan atau kita udahan!! loh,loh :D

cinta jangan dibuat susaaah..
mirip lagu dangdut bukan nih mas ik? hihi

Memang si mbak nia, kalo balik lagi ke budaya dan adat di indonesia
di daerah saya saja pun begitu
harga meminang seorang wanita itu mahal, di tentukan dari keluarga ceweknya yang biasanya orang tua.
tapi y itu semua akan balik ke kita juga kok berubah jadi perlengkapan rumah tangga.

tapi ya memang kembali lg kalo memang ada niat dan ingin komitmen selalu ada jalannya

aamiin :D

waduh, lagi ngalamin poin keberapa nih?

apa masih dinilai calonnya? jangan lama2 lho mas fajar,
tentuin, niatin, rencanain, halalin, kelar kan..
kalau bukan sm yg sekarang, mending disudahi saja, ga baik lama-lama :)

yap, betul banget.. yg penting komitmen dulu, semua bakal dimudahkan jalannya jika mmg berjodoh :)

Problematika yang biasa terjadi, sebagai seorang yang masih suka menyendiri di kegelapan. Saya memilih untuk sementara menjadi pria yang bertanggung jawab pada diri sendiri dulu saja. :)

lebih bagus kayaknya.. yg penting selesai sama diri sendiri dulu ya :)

yaampun, ini sha banget jaman dulu sampe capek nanya kapan nikah hahaha akhirnya putus aja drpd ga jelas wkwkwk

saya hanya satu akli jatuh cinta juga satu kali menikah , dan Alhamdulillah maharnya juga terjangkau

sama dong mba, sy juga pernah ngalamin.. cape minta kepastian begitu, mending sudahi! :D

alhamdulillah,, langgeng ya bang sm keluarga..
memang mahar masih jadi kendalanya :D

Kadang perjalanan suatu hubungan tidak bisa sesuai harapan sudah menikahpun bisa berpisah
tidak juga bisa menyalahkan satu pihak
aku pasrah aja deh

Yg penting bukti, bukan janji 😊😊😊

Nah, cowok2 model yg pacarnya si Hani itu yg berbahaya. Dari niat sudah tak baik, bagaimana bisa menjadi jodoh yang baik seandainya si cewek tetap memaksakan hubungan? Utk Andini, coba di carikan, Ada buku judulnya S.A.H sudahi atau halalkan. Semoga setelah baca itu pikirannya tercerahkan

memang pria sulit di tebak apa maunya ya mba may,, :(

setuju mb, untuk apa berlama2 dgn pria ga pasti,

sy jadi penasaran sm bukunya mba nis,,
ntar baca ah..b2 sm andini deh, hihi

Nah kudu waspada ya sama cowok yang ciri-cirinya begitu :D

dan yang paling sedih itu pasti yg banyak rugi itu adalah wanita, jadi aku tidak pernah pacaran, kasihan anak orang, seperti aku sekarang ketika ingin dan sudah waktunya saya langsung menikah yang masa pengenalan hanya satu hari saja, besok malam langsung akad, dan ternyata sangat indah lo, karna di situ kita sudah halal dan salilng mengenal apa yg disuka dan apa yg tidak disuka, juga dalam hubungan tersebut ada keseriusan sehingga tidak ada kata cocok atau tidak cocok tapi yang terucap dan menjadi komitmen adalah "KITA SALING MELENGKAPI YA SAYANG" hehehe

sedikit pengalaman pribadi, dan pasti juga ada susah sedihnya, hehe

Buat apa pacaran ? Jgn ikut2an menjadi fenomena menjaga jodoh orang lain #kasihan sdh 8 thn 😂😂

waah penut komitmen bgt dong kang sani ini, lega pasti ya..

pacaran lama mmg membuang2 waktu,

intinya komitmen dulu, kalau jodoh semua dimudahi.. seperti kisah cintanya kang sani ini ya :)

entahlah ya,, sudah terlalu nyaman kali dia mas id, :D

Menggebu2 di awal --> bener,, ini berlaku mungkin untuk sebagian besar (kalau enggak semua) pria .. we are sorry ladies.. :)

Kebebasan melajang hilang --> ini bener.. mungkin banyak yg ngalamin terus diceritain ke cowo lain temen2nya.. Karena setelah nikah,, kadang nongkrong2 santai sama temen komunitas pun susah..

#just my 2 cents

-Traveler Paruh Waktu

sudah delapan tahun acaran kok belum nikah, lebih baik suruh tinggalkan saja

Waaduuuhhh!! 😂😂😂 katanya intinya tergantung tampang dan dompet..😂😂😂


Apa pun karakter seorang Pria dimata wanita, tetap sang wanita pun membutuhkannya...Dan sehebat2nya pria dimata wanita atau sebaliknya cuma tuhan yang bisa menentukan berjodoh atau tidaknya..😃

Meski semuanya itu tetap ada usaha atau ikthiarnya..karena apa jodoh itu cerminan diri kita sendiri...😃😃

hahaha, masalah kebebasan ya..
pdhal lebih seru lho apa2 bs ajak istri, travel bareng kyk mas bara gitu,
yah namanya laki2 malas di kekang..

udahan mgkin bukan pilihannya andini/pasangannya, biarlah jodoh yg bicara :D

yihihi,, mau tampang/dompet ga mslah sih bang, asal bisa tegas dan mau komitmen bs naikin level pria tsb menurut sy..
ya, kalau jodoh semua dimudahi..

Kalau saya sih menggebu-gebu sejak awal, maklum karena lama ngejomblo. hehehe..

jangan hanya menggebu di awal lah mas yanuar..

Mungkin juga
yang pasti menurutku komitmen itu penting asalkan tidak hanya untuk pembenaran diri sendiri harus di seimbang

Pria dan komitmen

Saya pernah punya pacar, ketika saya ajak nikah malah di jawab belum siap.
Eh, seorang cewek diajak nikah kok malah bilangnya gitu. Ya udah, kusudahi hubungan. Hahaha

tidak ada wanita yg tak menginginkan pernikahan, aplagi kalau sdh sampai di ajak menikah, kalau begitu ada yg salah tuh sama hatinya.. untung disudahi y kang,, hehe

Problematika orang2 usia menikah memang. Tekanan pertanyaan kapan nikah dan belum siapnya calon pasangan :D

dan kebanyakan semua pria anti komitmen mba :D

Wow 8 tahun, sedangkan kata orang aj masa masa sulit pernikahan itu ada di 5 tahun pertama. Berarti sudah bisa lewat itu

Emg sih ya kl udah masalah rasa tu susah2 gampang.. Tp aku jg kadang heran dg laki tipe gitu, hhh

jgn di pelihara lah tipe bgitu sist :D

Hei,, terima kasih atas kunjungannya
jangan lupa berkomentar biar bisa jalan-jalan juga ke blog kamu..
:)
EmoticonEmoticon